You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Relokasi Makam Kapuk Teko Masih Terkendala
photo Doc - Beritajakarta.id

Relokasi Makam Kapuk Teko Masih Terkendala

Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat memindahkan 3.810 makam di Kapuk Teko atau Kampung Apung, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat terkendala dana operasional pemindahan makam. Pasalnya, untuk memindahkan ribuan makam tersebut dibutuhkan anggaran sebesar Rp 5 miliar.

Secara umum kami siap untuk memindahkan makam-makam tersebut. Tapi untuk memindahkan itu butuh dana antara lain untuk peti mati, untuk kain kafan dan biaya gali dan lainnya

Walikota Jakarta Barat, Anas Effendi, mengatakan, pihaknya akan merelokasi 3.810 makam tersebut ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur. Namun, karena belum ada anggaran, relokasi terpaksa ditunda. Selain itu, pihaknya juga akan meminta surat keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta perihal pemindahan makam.

"Secara umum kami siap untuk memindahkan makam-makam tersebut. Tapi untuk memindahkan itu butuh dana antara lain untuk peti mati, untuk kain kafan dan biaya gali dan lainnya," ujar Anas, Selasa (13/1).

3.810 Makam di Kapuk Teko Bakal Dipindahkan

Pihaknya, lanjut Anas, telah mengajukan anggaran tersebut ke Pemprov DKI Jakarta dan berharap dapat disahkan agar pemindahan makam dapat terealisasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6371 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5618 personNurito
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2061 personFakhrizal Fakhri
  4. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1827 personAnita Karyati
  5. Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1634 personFakhrizal Fakhri